Kita Sederhana

Kita sederhana
Karya: Aziz Nurafrian
Untuk yang terkasih

Kisah kita tidaklah luar biasa
Tidak seperti cerita-cerita megah yang sering kita dengar atau kita baca

Walau begitu bahagia kita adalah sederhana
Sesederhana mendiskusikan hal-hal yang kita sepaham
Sesederhana mendebatkan hal-hal yang kita kurang sepaham

Pertemuan kita pun begitu sederhana
Sesederhana kebetulan di satu kelas yang sama
Sesederhana kau melempar senyuman
Lalu aku pun membalasnya

Saat pertama debar ini menunjukan wujudnya
Aku tau kau bukanlah untuk sementara
Kau akan ada dalam badai maupun gersang
Menghadapi semua bersama saling mendekap

Kita memang pernah berkali-kali kalah pada ego masing-masing yang berpusat di kepala
Membuat kita terdampar dalam debat yang tak mau reda
Tapi hati kita juga tak kalah egois
Tetap terus mendekap dikala hubungan sudah tak memungkinkan untuk dirintis
Membawa kita kembali ketempat semula dengan ego yang sudah menipis

Dengan debar yang seirama
Juga rasa yang sepaham
Kita terus bersama untuk menepis ketidak mungkinan yang kritis

Walau jalan kita tidaklah begitu sederhana
Tapi rasaku tetaplah sederhana
Sesederhana ingin terus mendekap bersama
Sesederhana ingin terus melangkah bersama

Untuk pendamping sampai tua
Aku ingin kau lah orangnya

Comments

Popular Posts